Tampilkan postingan dengan label bencana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bencana. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Mei 2011

2050, Bali Terancam Tenggelam

Berita terbaru.Naiknya permukaan air laut akibat perubahan iklim mengancam keberadaan Pulau Bali yang hanya seluas 5.634,40 hektar. 

Yang pertama tenggelam adalah Pulau Nusa Penida, Klungkung. Eksistensi pulau ini yang terancam diberi perhatian khusus dalam konferensi perubahan iklim atau United Nation Climate Change Conference (UNFCCC) yang digelar tahun 2007 lalu di Bali.

"Ya, Pulau Nusa Penida adalah pulau yang paling rentan terkena dampak perubahan iklim di Bali. Rekomendasi UNFCCC 2007 lalu pulau itu dijadikan pilot project. Bantuan banyak yang digelontor di sana," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bali, Dewa Punia Asa  kepadaVIVAnews.com.
Prediksi Direktur Yayasan Wisnu, I Made Suarnatha bahkan lebih mengerikan. Tak hanya Nusa Penida yang terancam, tapi Bali secara keseluruhan. Jika tak diantisipasi, bencana itu akan datang pada 2050. "Saat itu, air permukaan laut naik 4 meter. Jadi tak hanya Nusa Penida, Sanur, Denpasar dan Bali secara keseluruhan pasti tenggelam," katanya saat dihubungi VIVAnews, Minggu 8 Mei 2011.

Senin, 28 Maret 2011

Bahaya Gunung Karangetang Vs Merapi

Berita terbaru.Sejak ditetapkan berstatus Awas pada Jumat 18 Maret 2011, aktivitas Gunung Karangetang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, tetap tinggi. Hari ini, gunung itu masih mengeluarkan api dan awan panas. 

"Secara visual pada hari ini, tanggal 21 Maret 2011, masih ada sinar api, bisa setinggi 50 meter dari titik aktivitas," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, saat dihubungiVIVAnews.com, Senin 21 Maret 2011. 

Selain itu, dia menambahkan, masih ada lelehan lava yang masuk ke Kali Nanitu sepanjang 1.750 meter. "Suara gemuruh sangat kuat terjadi pukul 03.57 WITA. Suara gemuruh lemah juga masih sering terdengar," tambah dia. 

Selasa, 08 Februari 2011

Tujuh Jembatan di Jakarta Anjlok


Penurunan muka tanah (land subsidence) telah mengakibatkan anjloknya sejumlah jembatan di Jakarta. Setidaknya, ada tujuh yang terkena dampaknya, yakni di wilayah:

1. Kamal Muara, Jakarta Utara
2. Mangga Dua, Jakarta Barat
3. Ancol, Jakarta Barat.
4. Pluit, Jakarta Utara
5. Pantai Mutiara, Jakarta Utara
6. Gunung Sahari, Jakarta Pusat
7. Mangga Besar, Jakarta Barat

Data anjloknya jembatan ini didasarkan pada hasil penelitian konsorsium Jakarta Coastal Defence Strategy (JCDS), yang merupakan studi persiapan untuk membuat tanggul raksasa di wilayah pantai utara Jakarta. 

Lagi, Kapal Terbakar di Laut Jakarta


Kapal penumpang Silvia dengan rute pelayaran Tanjung Priok - Bangka Belitung, terbakar pada Selasa dini hari, 8 Februari 2011, pukul 03.30 WIB. Kepala Direktorat Polisi Perairan Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Edion, mengatakan kapal tersebut bermuatan 260 penumpang dan juga 40 unit kendaraan roda empat.

Api diduga berasal dari ruang mesin. Kobaran api cukup besar namun bisa dipadamkan sekitar pukul 05.10 WIB. "Hingga kini kami masih melakukan evakuasi penumpang," ujar Edion saat dihubungi 
VIVAnews.com.

Minggu, 06 Februari 2011

Diterjang Lahar Merapi, Jalur Irigasi Hancur

 
Akibat banjir lahar dingin yang terus terjadi di saat hujan mengguyur lereng Merapi, jalur irigasi rusak berat. Akibatnya jaringan irigasi tertutup material Merapi dan tidak lagi berfungsi.

“Hampir semua jalur irigasi di atas kawasan lereng Merapi rusak,” kata Syahril, Pejabat Pembuat Komitmen Pengendalian Banjir dan Pantai, di kantor Proyek Gunung Merapi, Direktorat Jenderal Pengairan, Departemen Pekerjaan Umum di Jalan Magelang km 4 Yogyakarta, kepada 
VIVAnews.com, 6 Februari 2011.

Selasa, 01 Februari 2011

Sejak 1974-2010, Tanah Jakarta Turun 4,1 M

 Land subsidence atau penurunan muka tanah di wilayah Jakarta sudah masuk dalam tahap mengkhawatirkan. Penggunaan air tanah yang berlebihan menjadi penyebab utama.

Menurut ahli yang tergabung dalam anggota konsorsium Jakarta Coastal Defence Strategy (JCDS), bila penggunaan air tanah tidak segera dihentikan maka Jakarta akan bener-benar tenggelang pada 2025.

Hal ini dikemukakan dalam acara workshop draft atlas atau pemetaan Jakarta Coastal Defence Strategy (JCDS) di Hotel Le Meredien, Jakarta, Selasa, 1 Februari 2011.

Kamis, 27 Januari 2011

Kabut Tebal Selimuti Bandara Adi Sumarmo, Dua Penerbangan Ditunda

 Kabut tebal menyelimuti Bandara Adi Sumarmo, Solo, pagi ini. Kondisi ini menyebabkan dua penerbangan terpaksa harus mengalami delay (keterlambatan) karena jarak pandang terbatas.

Dua penerbangan yang mengalami delay tersebut yaitu, Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-211 jurusan Solo-Jakarta yang seharusnya berangkat pukul 07,00 WIB, ditunda keberangkatannya setidaknya hingga satu jam ke depan.

Sedangkan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA-223 jurusan Solo-Jakarta yang dijadwalkan berangkat pukul 07.35 WIB, ditunda hingga pukul 08.35 WIB.

Hujan Abu Bromo Sebabkan 1 Rumah Roboh di Lumajang

 
Guyuran hujan abu Bromo semakin deras. Sebuah rumah pun roboh karena tidak sanggup menahan banyaknya abu vulkanik yang dimuntahkan gunung eksotik di Jawa Timur ini.

"Dari kemarin deras, bahkan ada rumah yang roboh karena hujan abu Bromo," tutur Toni, warga Desa Mboreng, Kabupaten Lumajang, pada detikcom, Kamis (27/1/2011).

Rumah yang roboh tersebut terletak di Desa Wucialit atau sekitar 30 km dari puncak Gunung Bromo. Sementara itu, di Desa Senduro yang terletak sekitar 40 km dari puncak Gunung Bromo, terdapat hewan ternak milik warga yang mati.

Selasa, 25 Januari 2011

Jika Gunung Ini Meletus, 2/3 Amerika Hancur


 Taman Nasional Yellowstone di negara bagian Wyoming, Montana, dan Idaho, Amerika Serikat berada tepat di bawah puncak salah satu gunung api terbesar di dunia, Yellowstone. Sebuah supervulkano atau gunung api super.

Para ahli mengkhawatirkan, gunung yang masih aktif ini bakal meletus. Apalagi, kaldera Yellowstone menunjukkan tanda-tanda peningkatan aktivitas sejak tahun 2004 lalu. 

Jumat, 21 Januari 2011

Pulau Buatan di Dubai, The World, Tenggelam?


 'The World', pulau buatan di Dubai yang menyerupai peta negara-negara di dunia, makin terbenam ke lautan. Ini menurut salah satu bukti pengadilan properti.

'The World' adalah proyek ambisius, sebuah kumpulan 300 pulau buatan manusia berbentuk peta dunia di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab.

Tak hanya sekedar mengurug lautan, pulau-pulau ini dibangun lengkap dengan kompleks hotel mewah dan villa yang tak kalah 
lux yang bisa dijangkau hanya oleh para miliuner berkantong tebal. Angkutan antarpulau hanya bisa dijangkau dengan yacht, kapal, atau helikopter. 

Selasa, 18 Januari 2011

Semalam, 2 Gempa Goyang Pantai Barat Sumatera

 
Dua gempa kuat di atas 5 skala Richter mengguncang pesisir barat Sumatera dalam semalam. Gempa pertama terjadi pada pukul 18.19, Senin 17 Januari 2011, dan gempa kedua terjadi pada pukul 02.20, Selasa 18 Januari 2011.

Gempa pertama berkekuatan 5,3 skala Richter berpusat di koordinat 3,5 lintang selatan-100,53 bujur timur atau 61 kilometer tenggara Pagai Selatan, Sumatera Barat. Gempa kedua berkekuatan 6,5 skala Richter di koordinat 5,29 lintang selatan-102,47 bujur timur atau 115 kilometer barat daya Bintuhan, Bengkulu.

Kedua gempa ini terhitung dangkal karena terjadi di kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut. Namun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyatakan keduanya tidak berpotensi tsunami.

Senin, 17 Januari 2011

Kerugian Akibat Letusan Merapi Rp4,2 Triliun




 
Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional telah selesai menghitung kerusakan dan kerugian akibat letusan Gunung Merapi pada 26 Oktober 2010 sampai 5 November 2010. Dampak letusan gunung di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu diperkirakan mencapai Rp4,23 triliun.

Jumat, 14 Januari 2011

Bencana Paling Mematikan dalam Sejarah


 Pada 12 Desember 2010, setahun lalu, gempa dengan kekuatan 7,0 skala Richter mengguncang Haiti.  Ini adalah gempa paling dahsyat yang pernah mengguncang negara kepulauan itu dalam 200 tahun.

Episentrum gempa saat itu berada sekitar 16 kilometer selatan ibu kota, Port-au-Prince. Meski tak seberapa besar, dampaknya sungguh dahsyat, 200 ribu penduduk Haiti tewas.

Saat alam murka, di situlah terkuak kelemahan manusia. Angin kencang, tsunami, gempa bumi, letusan gunung berapi bisa membunuh ribuan manusia dalam seketika. Seringkali berapa pastinya korban jiwa yang diakibatkan bencana tak pernah diketahui. 

Selasa, 11 Januari 2011

Ambarukmo Plaza Yogyakarta Terbakar


 
Pusat perbelanjaan besar di Yogyakarta, Ambarakumo Plaza (Amplas), terbakar sore tadi. Api diduga berasal dari lantai dua.

Pantauan
 VIVAnews, Selasa 11 Januari 2011, dua unit mobil pemadam kebakaran sudah tiba di lokasi kebakaran, Jalan Laksda Adi Sucipto, Yogyakarta. Asap hitam tampak keluar dari pintu masuk parkiran mobil di barat plaza.

"Api pertama kali terlihat jam 5 sore tadi," kata salah satu petugas keamanan Ambarukmo Plaza, Dani. Lebih lanjut dia mengatakan api pertama kali terlihat dari kios Planet Surf di lantai dua.

Hotel Anti Bencana, Tiru Bahtera Nabi Nuh


 Ancaman pemanasan global, saat ketinggian permukaan laut diperkirakan naik secara ekstrim dan menenggelamkan sebagian planet Bumi, menjadi inspirasi perusahaan arsitektur Rusia, Remistudio.

Dalam program arsitektur penanggulangan bencana International Union of Architects, Remistudio merancang sebuah hotel yang bisa berperan sebagai bahtera penyelamat, kalau-kalau bencana dahsyat terjadi. Namanya, Ark Hotel. Bisa didirikan di laut atau darat.

Ini mungkin terdengar seperti perpaduan kisah bahtera Nabi Nuh dan cerita film fiksi ilmiah tahun 1970-an. Namun, hotel berbentuk kerang ini  memang didesain tahan yang banjir akibat kenaikan ekstrim permukaan air laut. Juga terhadap gelombang. Ark Hotel dapat mengapung dan timbul secara otomatis di permukaan air.

Senin, 10 Januari 2011

Gelombang Minimal Dua Meter di Perairan Indonesia

 Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan tinggi gelombang air laut di sejumlah wilayah di Indonesia bakal mencapai di atas dua meter. Gelombang tertinggi dengan skala empat hingga lima meter bakal berpeluang terjadi di Laut Cina Selatan, Perairan Kepulauan Natuna dan Kep. Anambas, Samudera Hindia di selatan Jawa, hingga Nusatenggara Timur.

Prakiraan gelombang tinggi yang berlaku per Senin (10/1) mulai pukul 07.00 WIB hingga jam tujuh malam nanti juga berpeluang muncul di Perairan Barat Lampung. Ketinggian gelombang diprediksi mencapai sekitar tiga hingga empat meter.

70 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Iran

 Teheran: Sedikitnya 70 orang meninggal dalam kecelakaan pesawat penumpang Iran Air di dekat kota wilayah baratlaut, Urumiyeh, Ahad (9/1). Sekitar 32 orang terluka.

"Berdasarkan informasi yang diterima, 70 orang meninggal dan 32 luka-luka dalam kecelakaan tersebut," kata Heydar Heydari, Deputi Ketua Palang Merah Iran. Pesawat, yang membawa 105 orang, itu jatuh dalam cuaca buruk.

Minggu, 09 Januari 2011

Lereng Gunung Dempo Longsor

Pagaralam: Longsor terjadi di lereng Gunung Dempo, Pagaralam, Sumatera Selatan, Ahad (9/1). Lokasi longsor berada pada ketinggian 1.900 di atas permukaan laut di tangsi III, sekitar dua kilometer dari perbatasan kebun teh milik PT Perkebunan Nusantara VII.

Daerah yang longsor merupakan jalan yang digunakan untuk mendaki Gunung Api Dempo. Iwan, seorang pendaki, mengatakan, lebar longsoran kira-kira 100 meter dengan kedalaman sekitar 200 meter. "Posisinya berada di sekitar jurang kawasan hutan lindung Gunung Dempo," kata Iwan.

Ketua Pos Pemantau Gunung Api Dempo Slamet mengatakan, daerah aliran sungai sekitar lereng Gunung Dempo mengalami pengikisan karena sering diterjang banjir bandang. Itu terjadi karena pohon di hutan lindung semakin berkurang.

Sabtu, 08 Januari 2011

Palu Diguncang Gempa 5,3 SR

 Palu: Kota Palu, Sulawesi Tengah dan sekitarnya diguncang gempa berkekuatan 5,3 skala Richter, Sabtu (8/1) pada pukul 16.15 WITA. Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika menyebutkan, pusat gempa berada di 9 kilometer barat laut Palu, 123 kilometer barat laut Poso-Sulteng, dan 240 kilometer barat daya Tolitoli-Sulteng, dengan kedalaman 23 kilometer.

Perihal kekuatan gempa, BMKG menyebutkan tidak berpotensi tsunami. Namun guncangan tersebut cukup mengagetkan masyarakat Palu yang sedang beraktivitas. Warga yang sedang berbelanja di kompleks pertokoan Hasanuddin berhamburan keluar gedung. Begitu pula para penjaga toko.

Selasa, 04 Januari 2011

Jayapura Diguncang Gempa 4,8 SR

 Jayapura: Gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter (SR) mengguncang barat daya Jayapura, Papua. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V  Jayapura menginformasikan gempa terjadi pada Selasa (4/1), pukul 11.36 WIT.

Menurut BMKG, pusat gempa berada pada 98 kilometer barat daya Jayapura. Lokasi tepatnya berada di 3,06 Lintang Selatan dan 140,00 Bujur Timur. Kedalamannya mencapai 10 kilometer.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Khusus 17+